Artikel,Tips seputar Informasi dan Teknologi,Karena perkembangan Zaman yang semakin mengenal dunia teknologi,Saya hadir untuk membantu anda mengenal teknologi di Masa Globalisasi ini .. Semoga Blog saya Bermanfaat Untuk Anda
Senin, 28 Mei 2012
Adakah Hubungan Kafein dan Risiko Mandul?
Sebuah pertanyaan kerap muncul di benak para wanita yang sedang berusaha hamil, yakni apakah kandungan kafein dalam secangkir kopi atau teh dapat mempengaruhi kesuburan mereka?
Kemungkinan mengenai adanya hubungan antara kafein, kesuburan, dan tingkat keguguran memang masih menjadi perdebatan di kalangan para ilmuwan. Untuk mendapatkan sedikit gambaran tentang hubungan antara kafein dan kesuburan, ada baiknya jika Anda menyimak kutipan referensi yang selama ini dipercaya dan menjadi patokan oleh banyak dokter dan pasien berikut ini :
1. Sekitar 20 persen orang dewasa di Amerika mengonsumsi lebih dari 300 mg kafein setiap hari. Beberapa penelitian telah melaporkan bahwa peningkatan konsumsi kafein (lebih dari 300-500 mg) masih tergolong sedang, tetapi secara statistik hal ini telah menyebabkan terjadinya penuruanan kesuburan yang cukup signifikan. Konsumsi kafein dalam jumlah yang besar dapat memiliki kontribusi besar dengan masalah kesuburan. Situs The March of Dimes merekomendasikan bahwa para wanita yang mencoba untuk hamil sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 200 miligram kafein per hari.
2. Bagaimana cara kerja kafein dalam memicu infertilitas masih belum jelas. Tidak diketahui pula apakah konsumsi kafein dapat meningkatkan produksi hormon estrogen atau justru menurunkan metabolisme estrogen. Bahkan ada yang berpandangan, konsumsi kafein dikaitkan dengan infertilitas karena faktor tuba dan infertilitas terkait endometriosis. Kebanyakan riset yang dilakukan terhadap peminum kopi tidak memperhitungkan sumber-sumber lain dari kafein yang mungkin dapat memengaruhi kesuburan.
3. Tidak ada bukti kuat bahwa konsumsi kafein oleh pria atau suami akan mempengaruhi kesuburan. Pengaruh kafein terhadap keberhasilan fertilisasi in vitro (program bayi tabung) juga belum terbukti karena masih minimnya riset.
Berdasarkan hasil kajian di atas, para ahli menyimpulkan bahwa pengaruh kafein terhadap penurunan tingkat kesuburan masih belum jelas. Sementara beberapa studi lain menunjukkan efek kafein pada kesuburan sama sekali tidak memiliki pengaruh.
Meski penelitian tidak menemukan keterlibatkan kafein sepenuhnya terhadap kesuburan, namun penurunan tingkat asupan kafein mungkin dapat menjadi ide yang baik.
Kafein, Endometriosis, dan Estrogen
Beberapa studi telah menemukan bahwa kafein dapat memengaruhi kadar estrogen, khususnya yang mengarah ke tingkat sirkulasi lebih tinggi. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa wanita peminum kafein yang sedang berjuang untuk hamil, mungkin lebih cenderung memiliki endometriosis, ketimbang penyebab lain dari infertilitas. Karena tingkat estrogen yang tinggi dapat membuat endometriosis lebih buruk. Jadi, apabila Anda memiliki endometriosis, Anda mungkin harus mempertimbangkan lebih matang lagi untuk mengurangi asupan kafein.
Rekomendasi
Sejumlah penelitian sejauh ini tidak menemukan hubungan antara pengaruh kafein terhadap penurunan kesuburan pada pria, meskipun hal ini juga masih belum jelas terbukti pada wanita. Beberapa ahli merekomendasikan bahwa efek konsumsi kafein kurang dari 200 miligram tidak terlalu akan terlalu bermasalah untuk para wanita yang sedang berusaha untuk hamil. Jumlah 200 miligram kafein setara dengan sekitar dua cangkir kopi.
Berapa banyak kafein yang terkandung dalam secangkir teh atau kopi? Lalu bagaimana dengan minuman ringan yang mengandung kafein? berikut adalah beberapa panduan yang diperoleh dari situs UpToDate:
Kopi :
Drip (8 oz/234 mililiter/secangkir) = 234 mg
Percolated (8 oz) = 176 mg
Regular instant (8 oz) = 85 mg
Decaffeinated instant (8 oz) = 3 mg
Expresso (1 -2 oz) = 45 to 100 mg
Starbucks grande (16 oz) = 330 mg
Teh :
1 minute brew = 9 to 33 mg
3 minute brew = 20 to 46 mg
Instant = 12 to 28 mg
Canned ice tea (12 ounces) = 22 to 36 mg
Softdrink :
Dr. Pepper = 39.6 mg
Regular cola = 46 mg
Diet cola = 46 mg
Kokoa dan Cokelat :
Cocoa from mix (6 oz) = 10 mg
Milk chocolate (1 oz) = 6 mg
Baking chocolate (1 oz) = 35 mg
Sumber : about.com
DAFTAR ISI
Popular Posts
-
Anda mau berbelanja beli barang-barang di luar negeri lewat website jual beli ebay.com atau amazon.com tanpa harus punya kartu kredit dan ...
-
Q : Kok Warnet saya otomatis restart ketika client selesai (Stop) atau Pindah (Move) ? A : Itu karena settingan Konfigurasi Billing E...
-
Perut yang datar, kencang dan berotot, tentunya dambaan bagi setiap pria dan wanita.Berbagai macam cara di lakukan untuk mengurangi lemak di...
-
Perkembangan Generasi Komputer Perkembangan komputer dari waktu ke waktu dapat dipisahkan dengan adanya generasi komputer dalam suatu ku...
-
Bosan dengan tampilan facebook yang begitu-gitu saja tanpa variasi, tidak seperti friendster atau myspace yang bisa kita kostumisasi sesuai ...
-
Cara mengobati keputihan menggunakan daun sirih akan kami berikan kepada anda semua, hal itu dikarenakan bagi sebagian besar wanita mungkin ...
-
Ketika kita sedang asyik-asyik browsing di internet terkadang ada situs yang tidak bisa kita akses karena suatu hal baik secara tidak s...
-
Produk-produk perawatan wajah saat ini mulai memanfaatkan bahan-bahan alami. Untuk mencerahkan wajah, misalnya, digunakan masker yang me...
-
Pada dasarnya untuk mengubah atau mengganti domain dari .blogspot menjadi .com atau blogspot custom domain tidaklah terlalu rumit. ...
-
Kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial tentang Cara Merubah Bentuk Cursor di Blog. Bagi anda yang ingin merubah bentuk cursor di...