Artikel,Tips seputar Informasi dan Teknologi,Karena perkembangan Zaman yang semakin mengenal dunia teknologi,Saya hadir untuk membantu anda mengenal teknologi di Masa Globalisasi ini .. Semoga Blog saya Bermanfaat Untuk Anda
Rabu, 30 Mei 2012
Ditemukan, Virus Komputer Paling Canggih dan Berbahaya
Sebuah malware yang sangat canggih dan memiliki ukuran file yang besar telah ditemukan menginfeksi sejumlah sistem komputer di negara-negara Timur Tengah, termasuk Iran, Palestina, Israel, Lebanon, dan Suriah.
Malware yang dinamai "Flame" oleh penemunya, Kaspersky Lab, ini memiliki fungsi mata-mata berupa pencurian data dengan berbagai cara dan metode penyebaran yang terkontrol sehingga pembuatnya diduga bukan penjahat cyber biasa, melainkan sebuah negara.
Virus "Flame" bisa mengambil screenshot, merekam percakapan, mendeteksi perangkat Bluetooth, dan mencuri data dengan berbagai cara.
Flame adalah attack toolkit yang menggabungkan sifat-sifat backdoor, trojan, dan worm sehingga mampu menggandakan diri lewat jaringan dan media eksternal jika diperintahkan oleh pembuatnya.
Begitu berada dalam komputer, malware ini bisa menjalankan serangkaian kegiatan mata-mata dan pencurian data, termasuk merekam ketikan keyboard, merekam percakapan pengguna lewat mikrofon, serta mengambil screenshot apabila terdapat aplikasi tertentu yang dijalankan, seperti instant messenger dan Outlook.
Data curian hasil memata-matai pengguna tersebut kemudian dikirim ke domain "Control & Command" yang dikendalikan oleh pembuat Flame. Sebuah backdoor juga diciptakan di komputer terinfeksi sehingga kreator malware ini bisa menambahkan fungsi-fungsi spionase lain sesuai kebutuhan.
Cara Flame menginfeksi komputer masih belum diketahui persis, tetapi diperkirakan melalui pemanfaatan sebuah celah keamanan di sistem operasi.
Flame memiliki banyak modul yang ukuran totalnya bisa mencapai 20 megabyte, jumlah yang sangat besar dibandingkan dengan kebanyakan malware modern yang biasanya hanya mencapai hitungan kilobyte.
Selain untuk menanam banyak fungsi, pembuatnya diduga sengaja memasukkan begitu banyak kode yang membuat malware ini menjadi sangat kompleks guna menghindari deteksi antivirus.
Flame diperkirakan sudah beredar selama dua tahun sejak 2010, tetapi baru ditemukan sekitar dua minggu lalu ketika Serikat Telekomunikasi PBB meminta Kaspersky Lab menganalisis laporan mengenai infeksi malware pada komputer Kementerian Minyak Iran.
Sumber : CNET
DAFTAR ISI
Popular Posts
-
Anda mau berbelanja beli barang-barang di luar negeri lewat website jual beli ebay.com atau amazon.com tanpa harus punya kartu kredit dan ...
-
Q : Kok Warnet saya otomatis restart ketika client selesai (Stop) atau Pindah (Move) ? A : Itu karena settingan Konfigurasi Billing E...
-
Perut yang datar, kencang dan berotot, tentunya dambaan bagi setiap pria dan wanita.Berbagai macam cara di lakukan untuk mengurangi lemak di...
-
Perkembangan Generasi Komputer Perkembangan komputer dari waktu ke waktu dapat dipisahkan dengan adanya generasi komputer dalam suatu ku...
-
Bosan dengan tampilan facebook yang begitu-gitu saja tanpa variasi, tidak seperti friendster atau myspace yang bisa kita kostumisasi sesuai ...
-
Cara mengobati keputihan menggunakan daun sirih akan kami berikan kepada anda semua, hal itu dikarenakan bagi sebagian besar wanita mungkin ...
-
Ketika kita sedang asyik-asyik browsing di internet terkadang ada situs yang tidak bisa kita akses karena suatu hal baik secara tidak s...
-
Produk-produk perawatan wajah saat ini mulai memanfaatkan bahan-bahan alami. Untuk mencerahkan wajah, misalnya, digunakan masker yang me...
-
Pada dasarnya untuk mengubah atau mengganti domain dari .blogspot menjadi .com atau blogspot custom domain tidaklah terlalu rumit. ...
-
Kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial tentang Cara Merubah Bentuk Cursor di Blog. Bagi anda yang ingin merubah bentuk cursor di...