Indowebmaker 1

Program Affiliate Indowebmaker

Rabu, 30 Mei 2012

Ekonomi Memburuk, Toko Game Tutup Massal



Krisis ekonomi di Eropa akibat menurunnya daya beli konsumen ternyata telah menyebar ke berbagai pelosok dunia dan menyentuh berbagai industri, di antaranya industri game.

Industri game di Australia, yang sebenarnya berjarak sangat jauh dari Eropa, juga terkena imbasnya. Hal ini berujung pada ditutupnya 60 cabang toko retail "GAME" yang notabene adalah penjual video game terbesar di negara itu.

Pengumuman rencana penutupan 60 cabang toko tersebut diungkapkan Kate Warwick dari PricewaterhouseCoopers (PwC), perusahaan penyedia jasa profesional terbesar di dunia.

Harga yang harus dibayar atas penutupan tersebut adalah hilangnya lahan pekerjaan untuk 264 pekerja. Ditambah lagi 17 orang akan kehilangan pekerjaannya di toko retail GAME pusat.

”Sekarang adalah masa yang sulit untuk pegawai dan menutup toko tersebut bukanlah keputusan yang mudah,” ujar Kate Warwick. ”Namun, secara finansial sangat tidak tepat untuk toko-toko tersebut terus beroperasi saat ini.”

Sebanyak 500 pegawai bekerja untuk GAME Australia. Berarti lebih dari setengahnya akan dikeluarkan dari perusahaan retail tersebut. PwC belum memberikan kejelasan mengenai cabang mana saja yang akan terkena penutupan. Namun, mereka menegaskan keputusan tersebut tidak bisa diubah dan ditunda lagi.

Sumber : Edge

DAFTAR ISI

Popular Posts

Feed

Blog Archive