Artikel,Tips seputar Informasi dan Teknologi,Karena perkembangan Zaman yang semakin mengenal dunia teknologi,Saya hadir untuk membantu anda mengenal teknologi di Masa Globalisasi ini .. Semoga Blog saya Bermanfaat Untuk Anda
Kamis, 31 Mei 2012
Kandungan Zat Hewan Berbahaya pada Herbal China
Hasil analisis DNA yang dilakukan para peneliti di Australia menunjukkan indikasi adanya jejak zat hewan liar dalam obat-obatan tradisional China. Kandungan bahan hewan tersebut termasuk di antaranya berasal dari beruang hitam dan kijang.
Hasil kajian dari 15 sampel obat tradisional China oleh ilmuwan dari Murdoch University menunjukkan empat sampel di antaranya mengandung zat dari beruang hitam Asia dan Saiga Kijang, yang keduanya termasuk hewan dilindungi dan tidak boleh diperdagangkan berdasarkan hukum internasional.
Hasil analisa juga mengungkapkan bahwa sejumlah sampel mengandung tumbuhan yang berpotensi racun, sedangkan beberapa lainnya mengandung bahan aktif yang tidak dimasukan dalam daftar pada kemasan, padahal zat tersebut dapat memicu alergi hebat.
Para ahli menyatakan, dengan kombinasi risiko tersebut, obat-obatan tradisional China atau TCM yang kini juga dijual secara luas secara online, memiliki potensi merugikan kesehatan pasien dan sebaiknya dihindari.
Dalam beberapa dekade, penggunaan TCM di negara-negara Barat terus meningkat secara signifikan. Akan tetapi, sejauh ini baru sedikit saja obat-obat tradisional yang telah divalidasi melalui studi klinis.
Para peneliti dari Murdoch University di Australia menggunakan teknologi sekuen DNA untuk mengidentifikasi kandungan 15 obat tradisional yang bentuknya terdiri dari serbuk, tablet, kapsul, serpihan dan teh herbal.
"Secara total, kami menemukan 68 famili tumbuhan berbeda dalam obat-obatan ini. Beberapa obat mengandung tumbuhan dari genus Ephedra dan Asarum. Tumbuhan-tumbuhan ini mengandung zat kimia yang bisa beracun jika dikonsumsi dalam dosis yang tidak tepat, tetaptak ada satu pun di antaranya tercantum konsentrasinya dalam kemasan. Kami juga menemukan jejak hewan yang dikategorikan rentan, berbahaya dan kritis, termasuk beruang hitam Asiatik dan kijang Saiga," kata Dr Michael Bunce, ketua tim peneliti.
Hasil riset yang juga dipublikasi dalam PLoS Genetics journal, juga menemukan beberapa paket yang tidak menyebut beberapa alergen potensial seperti kedelai dan kacang jambu mete atau bahan-bahan dari binatang.
Sumber : Telegraph
DAFTAR ISI
Popular Posts
-
Anda mau berbelanja beli barang-barang di luar negeri lewat website jual beli ebay.com atau amazon.com tanpa harus punya kartu kredit dan ...
-
Q : Kok Warnet saya otomatis restart ketika client selesai (Stop) atau Pindah (Move) ? A : Itu karena settingan Konfigurasi Billing E...
-
Perut yang datar, kencang dan berotot, tentunya dambaan bagi setiap pria dan wanita.Berbagai macam cara di lakukan untuk mengurangi lemak di...
-
Perkembangan Generasi Komputer Perkembangan komputer dari waktu ke waktu dapat dipisahkan dengan adanya generasi komputer dalam suatu ku...
-
Bosan dengan tampilan facebook yang begitu-gitu saja tanpa variasi, tidak seperti friendster atau myspace yang bisa kita kostumisasi sesuai ...
-
Cara mengobati keputihan menggunakan daun sirih akan kami berikan kepada anda semua, hal itu dikarenakan bagi sebagian besar wanita mungkin ...
-
Ketika kita sedang asyik-asyik browsing di internet terkadang ada situs yang tidak bisa kita akses karena suatu hal baik secara tidak s...
-
Produk-produk perawatan wajah saat ini mulai memanfaatkan bahan-bahan alami. Untuk mencerahkan wajah, misalnya, digunakan masker yang me...
-
Pada dasarnya untuk mengubah atau mengganti domain dari .blogspot menjadi .com atau blogspot custom domain tidaklah terlalu rumit. ...
-
Kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial tentang Cara Merubah Bentuk Cursor di Blog. Bagi anda yang ingin merubah bentuk cursor di...