Melanjutkan artikel sebelumnya tentang apa yang Google mau.
Kita bicara tentang relevansi, trust, dan authority. Bagian pertama sudah
menjelaskan apa itu relevansi (relevance), dan bagaimana kita meningkatkan
kualitas relevansi halaman web kita dengan apa yang dicari. Bagian 2 ini bicara
soal trust dan authority.
Otoritas (Authority)
Authority adalah indikator ‘sosial’ atas seberapa kuatnya
sebuah situs atau halaman web dianggap sebagai ‘sumber’ topik tertentu.
Otoritas menandai keahlian, dan pengakuan atas keahlian tersebut dari dunianya
dan juga dari luar industri.
Kalau misal anda punya situs ‘aksesoris golf’ dan ada banyak
situs golf lainnya yang menaut ke situs anda, hal itu menunjukkan (di mata
Google) bahwa situs anda adalah sumber yang punya otoritas tentang ‘aksesoris
golf’.
Kemudian, kalau ada sejumlah situs diluar topik golf yang
menaut ke situs anda, maka status authority semakin menguat. Meski begitu,
tautan yang berasal dari situs yang se-topik dengan anda punya nilai lebih,
karena situs-situs tersebut juga dianggap punya authority pada topik yang sama
dengan situs anda.
Kualitas tautan masuk atau inbound links yang menaut ke
situs anda berdasarkan dari yang kurang sampai yang paling berkualitas adalah
dari:
Situs dengan sedikit backlink dan tidak terkait dengan niche
situs anda.
Situs dengan banyak inbound links (punya authority) dan tidak terkait dengan segmen situs anda.
Situs dengan sedikit backlink dan berhubungan dengan segmen situs anda.
Situs dengan banyak incoming link (punya otoritas) dan punya topik yang berhubungan dengan niche situs anda.
Backlink, inbound link, incoming link, punya arti kira-kira sama dengan tautan masuk. Niche, dan segmen juga sama. Jangan bingung ya.
Situs dengan banyak inbound links (punya authority) dan tidak terkait dengan segmen situs anda.
Situs dengan sedikit backlink dan berhubungan dengan segmen situs anda.
Situs dengan banyak incoming link (punya otoritas) dan punya topik yang berhubungan dengan niche situs anda.
Backlink, inbound link, incoming link, punya arti kira-kira sama dengan tautan masuk. Niche, dan segmen juga sama. Jangan bingung ya.
Poin-poin di atas harus dipikirkan saat anda sampai pada
proses link building. Memburu tautan yang punya otoritas adalah hal yang lebih
bersifat seni. Ya, akan ada topik bahasan khusus tentang link building ini.
Langganan aja dulu biar ngga ketinggalan dan gampang nagihnya kalo saya lupa.
Masing-masing halaman web juga bisa punya authority seperti
halnya website utama, oleh karena itu menaut ke halaman-halaman web secara
tersendiri (istilahnya; deep linking) adalah hal yang sangat penting sebagai
bagian dari proses link building.
Kepercayaan (Trust)
Terakhir, tentang trust, yaitu suatu ukuran yang menyatakan
seberapa dapat diandalkannya sebuah website dalam meyediakan informasi yang
akurat. Google menggunakan sejumlah faktor untuk mengukur trust; authority dan
relevance adalah dua di antaranya, faktor penentu berikutnya adalah tautan
masuk dari situs-situs ‘terpercaya’ lainnya.
Satu faktor lainnya yang penting dalam mengukur kepercayaan
adalah waktu, dan faktor terakhir inilah yang sering membuat para SEOer dan
webmaster menjadi gila, karena faktor waktu ini menimbulkan apa yang dikenal
sebagai ‘sandbox‘.
Istilah sandbox ini diartikan sebagai sejumlah filter dalam
algoritma pemeringkatan Google yang mencegah sebuah situs atau halaman web
mendapat peringkat yang tinggi sebelum ‘lulus’ beberapa titik ambang
(threshold).
Terlepas dari apakah sandbox ini memang ada, saya cenderung
berpendapat bahwa Google gak ada urusan untuk ‘mendiskriminasi’, tapi mereka
punya tujuan jelas sebagai alasan penetapan kualitas, yaitu untuk menyajikan
hasil pencarian yang paling ‘bermutu’ kepada pencari. Dan filter berbasis waktu
ini, yang mengukur usia situs, seberapa sering di-update, usia tautan dengan
otoritas, dll adalah ukuran-ukuran yang saat ini masuk akal untuk menilai
kualitas tersebut.
Trust atau kepercayaan seperti halnya di dunia nyata; perlu
waktu dan perlu dibuktikan. Tapi ada beberapa strategi (masih dalam koridor
yang diperbolehkan Google) yang bisa anda jalankan untuk mempercepat proses
trust dan authority ini. Meski demikian, mendapat ranking di Google masih tetap
butuh waktu dan bersifat jangka panjang, jadi tetap siapkan mental anda untuk
sabar. Tergantung niche yang dipilih dan strategi SEO yang digunakan, hasil
bisa terasa dalam 6 sampai 18 bulan.
Ada sejumlah aspek yang tumpang tindih dari ketiga faktor
yang dijelaskan di atas. Anchor text misalnya, bisa digunakan untuk mengukur
relevansi, sekaligus otoritas, sementara tautan dari situs populer dan
berperingkat tinggi erat kaitannya dengan authority dan trust.
Okeh… saya kira cukup dulu untuk tahun ini. Sekarang, tutup
browser anda, matikan komputer yang sedang anda pandangi. Pergilah
berlibur. Artikel-artikel tentang
panduan SEO akan saya lengkapi ‘tahun depan’.
Selamat tahun baru
2010, semoga apapun target anda dalam ber-SEO akan lebih mantap lagi hasilnya
di tahun yang akan datang. Salam.
Bagaimana dengan Mesin
Pencari Lain?
Artikel pertama untuk tahun yang baru. Pada artikel sebelumnya tentang faktor-faktor
yang dinilai oleh Google, sudah dijelaskan 3 faktor apa saja yang menjadi
ukuran ‘kualitas’ oleh Google. Pada tulisan kali ini saya akan merangkum apa yang
menjadi faktor pemeringkatan utama, baik di Google maupun di mesin pencari
lainnya.