Berikut ini adalah item-item on-page (elemen-elemen halaman
web) yang mempengaruhi posisi halaman tersebut pada SERP.
Tag Title
Pada kode HTML anda akan melihat tag Title sebagai
<title>, tag ini tampil pada bagian atas jendela peramban dan muncul juga
di SERP sebagai judul halaman web. Tag Title ini menunjukkan pada mesin pencari
dan user tentang konten halaman tersebut, jadi penting untuk:
Membuat kata kunci (keyword) utama halaman web tercantum
pada tag Title
Membuat judul halaman menarik untuk di-klik
Membuat tag Title se-unik dan sejelas mungkin untuk setiap halaman
Membuat judul halaman menarik untuk di-klik
Membuat tag Title se-unik dan sejelas mungkin untuk setiap halaman
Upaya yang dikeluarkan untuk ‘mengasah’ judul halaman ini
sepadan dengan hasilnya, dan waktu yang diperlukan untuk ‘membetulkan’ juga
tidak lama. Tag title adalah elemen SEO penting pada semua mesin pencari utama.
Apa yang anda lakukan pada Title mempengaruhi posisi di mesin pencari.
Penggunaan Keyword
Optimalisasi keberadaan kata kunci pada suatu halaman web.
Walaupun halaman-halaman yang tidak terkait bisa saja punya posisi untuk query
pencarian (flaw pada mesin pencari ketemu eksploitasi secara sengaja ataupun
tidak), tapi secara normal penggunaan keyword memberi petunjuk pada mesin
pencari tentang topik halaman tersebut (relevansi terhadap query pencarian).
Frekuensi kata kunci
(jumlah kemunculan) harus diperhatikan, berikut ini patokannya:
Mesin-mesin telusur internet menggunakan ambang frekuensi
keyword yang berbeda untuk menentukan apakah kata kunci ‘terlalu sedikit’
(kurang relevan) atau ‘terlalu banyak’ (spam), jadi anda harus menemukan titik
tengah.
Variasi keyword (penggunaan kata yang berbeda namun serupa
artinya dengan keyword utama – sinonim) berdasarkan klusterisasi/kelompok kata
kunci, punya pengaruh lebih besar di Google daripada mesin pencari lain.
Istilah terkait (kata-kata kunci yang tidak terlalu erat
kaitannya dengan kata kunci utama – bedakan dengan kluster) juga penting karena
mendukung relevansi topik dan digunakan untuk menentukan ‘kedalaman
pengetahuan’ (karenanya bisa dianggap sebagai ukuran on-page topical
authority).
Aplikasi praktisnya adalah dengan membuat halaman yang
sangat fokus pada keyword tertentu – ini membuat anda (bisa sebagai webmaster
bisa juga sebagai content writer) untuk: 1) mengulang kata kunci utama secara
alami dan 2) menggunakan variasi kata kunci dan istilah-istilah terkait pada
saat menulis tentang topik tersebut.
Dengan metode natural ini anda a) tidak akan terlalu
dipusingkan tentang tema penulisan konten dan b) sudah cukup upaya (dalam hal
penggunaan keyword) untuk mendapat posisi bagus pada ketiga mesin pencari
utama.
Struktur URL
Seperti halnya tag Title, optimalisasi struktur URL adalah
upaya SEO sederhana, waktu setup yang singkat, dan punya benefit jangka panjang
(dalam hal branding dan peringkat di mesin pencari) namun masih banyak
webmaster yang mengabaikannya atau malah mengacaukannya.
Berikut ini beberapa
tips dalam mengelola URL yang search engine friendly:
Gunakan URL statik alih-alih database driven dynamic URL.
Kalau tidak memungkinkan, gunakan parameter dinamis sesedikit mungkin
Upayakan sesingkat (alih-alih menggunakan kalimat atau
struktur folder yang panjang) dan se-deskriptif mungkin (alih-alih berupa
angka)
Cantumkan kata kunci
Gunakan tanda sambung (hyphen) untuk pemisahan kata
Hilangkan extra data (alih-alih misal
dhany.web.id/category/category1/page1.htm, lebih baik dhany.web.id/category1/page1.htm)
Tentu saja walaupun anda tidak sepenuhnya mengikuti tips di
atas, situs anda masih bisa dapat ranking bagus. Meski demikian, kalau anda
memulai situs baru, upayakan untuk melakukan ‘hal benar’ sebanyak mungkin sejak
mula, lagipula optimalisasi struktur URL bukan hal sulit untuk ‘dibuat benar’.
Artikel selanjutnya masih tentang Faktor Pemeringkatan
On-Page, ngebahas soal Tag Meta Description dan Duplicate Content. Don’t forget
to check it out!