Untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan, Internet Service Provider (ISP) kini mengaku akan saling bekerjasama. Hal ini diklaim akan sangat membantu baik dalam meningkatkan kualitas jaringan atau penyebaran internet hingga ke pelosok.
Besarnya pengguna internet membuat trafik semakin tinggi sehingga seluruh kanal yang tersedia penuh sesak. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pada Desember 2011, pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta jiwa atau 23% dari total populasi.
Dengan angka pengguna yang sedimikian besar, maka tak heran jika kecepatan bandwitdh di beberapa daerah dirasakan terus menurun. Nah, untuk mensiasati hal ini para penyelenggara data internet dikabarkan siap bersatu untuk meningkatkan layanan mereka.
"Kami mulai melakukan kerjasama dalam bentuk B to B untuk meningkatkan layanan," Sammy Pangerapan, Wakil Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) dalam keterangan yang diterima detikINET, Sabtu (9/6/2012).
Selain itu kerjasama ini juga diharapkan bisa memperluas jangkauan dari masing-masing penyelenggara tanpa perlu melakukan investasi berlebih. Misal, ISP A memiliki jaringan Wi-Fi 2,4 atau 5,8 disuatu daerah, di mana ISP B ada pekerjaan di sana. ISP B tidak perlu melakukan pembangunan jaringan, cukup melakukan kerjasama Business to Business yang disepakati.
Sammy juga mengaku dari 253 pelaku usaha yang terdaftar sebagian besar di antaranya sudah tak lagi membangun infrastruktur baru, melainkan memilih untuk bekersama dengan ISP lain untuk meningatkan pelayanan keduanya.
Sumber : detikInet