Kebanyakan orang – okey, hampir semua orang yang baru
nyemplung ke dunia SEO - secara sederhana menyamakan SEO dengan mendapat
peringkat #1 untuk sebuah website di Google.
Tapi sesungguhnya SEO jauh lebih luas daripada itu. Ada tiga
langkah utama dalam proses SEO:
Seperti bisnis lainnya, anda harus menentukan dan
mengidentifikasi target audien anda (target market). Di sini anda bukan hanya
menentukan tujuan membuat website dan menggambarkan profil audien, tapi juga
memantau persaingan/kompetisi dan mengevaluasi apa yang dibutuhkan agar dapat
‘mendominasi’ sektor atau niche tertentu yang anda masuki.
Anda melakukan langkah-langkah yang perlu untuk membuat
website anda mendapat ranking setinggi mungkin di mesin pencari untuk kata-kata
kunci (keywords) yang sering digunakan target audien website tersebut. Langkah
ini termasuk hal-hal yang anda lakukan terhadap situs itu sendiri (kalau anda
membuat website baru sebaiknya pastikan bahwa situs tersebut search engine
friendly sejak awal). Kemudian langkah ini juga termasuk melakukan berbagai
aktivitas off-site yang bertujuan membuat website lain menaut ke situs anda.
Anda memantau perkembangan website anda di mesin pencari
secara konstan atau terus menerus dan melakukan berbagai penyesuaian atas
strategi SEO pada saat dibutuhkan.
Perlu dicatat bahwa SEO bukanlah aktivitas online yang
ditujukan untuk menghasilkan traffic/pengunjung (atau mempromosikan) website
anda. Aneh dengan pernyataan ini? Coba pahami lagi.