Indowebmaker 1

Program Affiliate Indowebmaker

Selasa, 26 Juni 2012

SEO - Live QnA


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjW22OX6xjx2zHxKo9UB1bk2fzRzcjBiPTgO7o4keRTtQKbTA9tIXpbSF2-Ik5_jIo7kBmy0bknTaMwe7rpTDnOyJNiuMzmZym9PSydijRCu-B-QvIixCvMpz27x6dNbTYd9fCWVwm_byvd/s1600/SERP.gif
Hasil pencarian organik (alami, sesuai algoritma pencarian)
Semua hal di atas adalah cara yang bagus untuk masuk ke top 10 halaman pencarian untuk kata kunci incaran anda dan menawarkan alternatif pintu masuk ke halaman pertama SERP. Pencarian gambar (Image Search) misalnya, bisa mengarahkan banyak trafik ke situs anda.
Hasil Pencarian
Setiap mesin pencari menampilkan hasil pencarian dengan cara yang hampir sama – judul halaman + beberapa baris deskripsi halaman yang biasanya diambil dari halaman itu sendiri atau dari listing di DMOZ. (dmoz.org adalah direktori situs internet terbesar yang diedit secara manual)
Kadang Google dan Yahoo juga menampilkan tautan tambahan dari halaman internal mereka. Yahoo misalnya menampilkan listing dari Yahoo Directory apabila situs yang relevan dengan pencarian ada di direktori tersebut.
Bing menawarkan lebih sedikit informasi, tapi ini bisa berubah seiring perkembangannya.
Adanya tautan tambahan (site links) ke seksi tertentu di website anda di SERP akan membantu pencari mempersempit pencarian mereka di situs anda, membuat mereka lebih mudah menemukan apa yang dicari (dan kalau dilakukan dengan benar, maka trafik yang dihasilkan lebih banyak).
Tidak semua website mendapat ‘bonus’ ini dari mesin pencari. Kepopuleran situs (dari banyaknya tautan yang ‘menunjuk’ situs tersebut) berpengaruh, tapi untuk mendapat site links adalah dengan membuat struktur navigasi yang jelas di website atau halaman situs (web page – bedakan artinya), navigasi yang dapat dengan mudah diakses baik oleh mesin pencari dan pengguna (manusia). Dengan kata lain, cara anda mengorganisir situs dan dimana anda menempatkan tautan navigasi berperan penting disini.
Yahoo menawarkan pilihan ‘get more results’, Google juga memberikan opsi ‘similar pages’ (keduanya menampilkan halaman-halaman serupa dengan halaman yang ditampilkan pada SERP, berdasarkan pada analisa backlink dan topik situs).
Catatan: Sepertinya mesin pencari mulai menawarkan fasilitas ‘bookmark’ pada hasil pencarian – Google sudah menawarkan ini dengan opsi ‘Note this’.
Jadi apa pentingnya semua ini?
Kalau situs anda populer, kategorisasi yang ditampilkan sebagai site links akan terasa efeknya.
Tapi kalau situs tidak mendapat site links, maka fokus perhatian adalah pada judul halaman (page title) dan deskripsi (description) yang ditampilkan pada halaman hasil pencarian.
Ada empat elemen utama pada hasil pencarian individu.
Judul halaman (page title), yang diambil dari tag Title halaman tersebut.
Deskripsi situs/halaman yang biasanya diambil dari tag meta description kalau ada (dan itu yang terjadi pada kasus di atas). Kalau tidak ada, mesin pencari biasanya mengambil potongan dari teks yang mengandung kata kunci pencarian, atau menggunakan deskripsi dari listing Dmoz.
URI halaman. Buat URI ini sejelas mungkin agar pencari dapat dengan mudah mengira-ngira ke mana mereka akan ‘mendarat’.
Site links adalah ‘hadiah’ untuk navigasi yang jelas seperti yang saya jelaskan di atas – navigasi yang baik seperti ini juga mendongkrak rangking dan sebaiknya diterapkan sejak awal.
Perhatikan judul halaman, deskripsi, dan URI, karena ketiga elemen ini yang akan menjadi kesan pertama di mata pencari tentang situs anda pada Search Engine Results Page (SERP). Kesan pertama ini yang akan menjadi bahan keputusan pencari, apakah mereka akan meng-klik-nya atau lanjut ke hasil pencarian berikutnya.
Hufff… artikel ini sudah terlalu panjang, sudah saatnya ditutup dulu. Akhirul kata, search marketing bukan hanya berkutat pada aspek teknis yang ‘benar’ , tapi juga pemahaman tentang cara menulis yang tepat agar didapat klik pengunjung yang maksimal, dan akhirnya rangking situs yang tinggi dapat dimanfaatkan sepenuhnya.

DAFTAR ISI

Popular Posts

Feed

Blog Archive