Lagi-lagi soal trust. Bagaimana cara mesin pencari menilai
‘trust‘? Ini bukan pertanyaan yang gampang dijawab, dan jujur saja saya tidak
tahu dan tidak ada yang tahu jawaban tepatnya (kecuali Google dong).
Bagaimana kita menganggap sebuah situs ‘terpercaya’? Nah, untuk ini lazimnya ada tiga cara:
Sebuah situs kita percayai karena menyediakan informasi akurat, dapat diandalkan (reliable) dan tepat waktu.
Kita mempercayai sebuah situs karena hanya merekomendasikan situs-situs yang sesuai kriteria pertama di atas.
Sebuah situs mendapat trust dari kita karena direkomendasikan oleh situs-situs yang punya otoritas.
Bagaimana kita menganggap sebuah situs ‘terpercaya’? Nah, untuk ini lazimnya ada tiga cara:
Sebuah situs kita percayai karena menyediakan informasi akurat, dapat diandalkan (reliable) dan tepat waktu.
Kita mempercayai sebuah situs karena hanya merekomendasikan situs-situs yang sesuai kriteria pertama di atas.
Sebuah situs mendapat trust dari kita karena direkomendasikan oleh situs-situs yang punya otoritas.
Dengan kata lain, trust ditetapkan berdasarkan relevancy,
authority (poin 1 dan 3) dan ‘pola pergaulan’ (poin 2). Kalau sebuah situs
mendapat status topical authority dan menaut hanya ke situs-situs yang punya
otoritas juga, maka situs tersebut ‘dipercaya’ oleh mesin pencari.
Tapi apa artinya kepercayaan ini?
Trust digunakan dalam konteks ini untuk mengevaluasi tautan
yang menunjuk ke sebuah situs – sebuah link dari situs yang ‘terpercaya’ akan
punya nilai lebih daripada tautan dari situs yang ‘tidak terpercaya’.
Praktisnya: kalau Site A konsisten menaut ke situs-situs
berkualitas tinggi (yang ditetapkan mesin pencari) dan kemudian Site A ini
menaut ke situs anda, maka tautan yang anda dapat dari Site A punya nilai lebih
di mata mesin pencari. Sedangkan link dari misal Site B, yang biasa menaut ke
siapa saja tanpa peduli siapa yang ditaut dan bagaimana ‘reputasinya’, dianggap
tidak berharga.
Jadi, jaim itu memang perlu.
Trust atau kepercayaan ini menjadi faktor yang semakin
penting di masa yang akan datang, dengan berbagai perubahan pada algoritma
mesin pencari yang mulai memperhitungkan dan memberi bobot besar pada sejarah
situs (ranking, pola link building, pola menaut/link-out, pola penambahan
konten, dlsb).
Nah, cobalah untuk
menjaga dan memperhatikan track-record situs anda dengan baik.
Fiuh… tepat 900 kata. Kurang lebihnya, hitung aja
sendiri. Saatnya diakhiri & have a
nice weekend.
Artikel selanjutnya
tentang link based ranking factors. Jangan lupa pantau ya.